SAHABAT ISTRIKU KESEPIAN

DuniaSex99 August 9, 2018 Views 42

Please enter banners and links.

Duniasex99 – Nama saya Dio. Sekarang saya bekerja di sebuah perusahaan swasta yang cukup besar di Bandung. Perusahaan tempat saya bekerja untuk memungkinkan suami dan istri bekerja di kantor yang sama, asalkan bagian yang berbeda. Itu Dodi, teman saya. Saya dan Dodi di departemen IT sementara istrinya Shinta di bagian keuangan. Saya dan Dodi menjadi teman baik sejak proses rekrutmen di perusahaan ini, karena saya dan Dodi satu generasi. Sementara tahun dibawahku perbedaan Shinta 1.

Ada sesuatu tentang Shinta selalu mengganggu tidur saya karena saya bertemu dengannya. Ketika saya diperkenalkan dengan Shinta oleh Dode, aku merasa ada getaran aneh. Rasanya seperti bertemu dengan seseorang yang sudah sangat akrab. Saya pikir Shinta merasa begitu, karena ketika saya menjabat tangannya, dia dan aku berdua terdiam sejenak saling memandang penuh arti. Setelah beberapa saat aku melepas sebelum berjabat tangan dengan berat hati, sebenarnya, aku masih mau terus, tapi tidak baik pada Dodi, terlihat Shinta kantor agak enggan untuk melepaskan tanganku.
Sejak itu ada hubungan aneh antara aku, Dodi dan Shinta. Dodi depan, saya dan Shinta valid biasa, seperti kenalan biasa. Tapi ketika saya bertemu dengan kedua secara tidak sengaja Shinta jam sela-sela kantor, kami berdua begitu akrab sekali. Aku tidak bisa melupakan senyumnya yang selalu membentangkan ketika ia bertemu saya, dan antusiasme respon untuk chatting dengan saya. Bahkan kadang-kadang Shinta berlaku agak manja merespon candaanku. Cerita seks Kecurangan Istri Teman

Saya yakin sekali Shinta merasa aku benar-benar menyukainya, dan saya akan merasa Shinta memiliki perasaan yang sama seperti saya. Tapi ya apa daya, Shinta sudah jadi memiliki Dode, teman saya. Akhirnya, saya bisa kasih hanya memendam rasa yang saya akui sangat salah. Tapi aku sedikit menyesal untuk neraka yang sama Dode, terlihat sesekali Shinta kekuatan Dode “perubahan” mengikuti gaya saya. Tentu Dode era agak ketingalan, jelas berbeda karena saya masih bujangan.
Tapi semua jadi berubah sejak Jumat lalu. Dode Jumat itu tidak di kantor, saya tidak tahu mengapa. Pada sore hari ketika di rumah kantor, hujan sangat berat. Aku terlambat pulang kedatangan sedikit seperti biasa, ketika sampai ke lobi, aku melihat Shinta duduk menunggu hujan berhenti.

“Hi Shin, menunggu hujan berhenti?” Saya bertanya.
“Ya, benar-benar padat. Dimana tidak membawa mobil lagi” kata Shinta.
“Dode di mana?” Aku bertanya lagi
“Oh dia hari ini izin, ke Jakarta sampai hari Minggu. Ada kebutuhan di keluarganya” katanya.
“Mengapa kau tidak datang?” saya bertanya
“Pria” jawabnya singkat sambil tersenyum nakal. Saya akan tindak lanjut senyum. Dasar…
“Baik dengan saya menulis itu, aku anterin pulang”. memohon
“Ingin sih, tapi sebenarnya saya ingin BIP pertama. Tidak ada yang ingin saya untuk membeli” kata Shinta dengan tampilan yang agak sedih.

“Baik saya anterin juga” jawabku cepat.
“Bener nganterin ya mau?” Tanya Shinta dengan menyelidik tatapan.
“Ah kayak sama yang menulis” kataku, menarik tangannya untuk diikuti. He..he..he .. kalau enggak adalah Dode kadang-kadang saya lupa diri, tetapi jika ada teman yang perhatiin perbuatan kami berdua bisa berbahaya jika berita sampai telinga Dode.

Akhirnya aku pergi Shinta ke BIP. Ternyata dia sedang mencari buku yang teman-temannya mengatakan baik. Sepanjang jalan saya dan Shinta sangat akrab. Mungkin jika dianggap sebagai pasangan yang tidak pertemu. Maklum Dode biasanya di sana, sehingga harus menjaga sikap. Kadang-kadang tanpa sadar tangan memegang tangannya. Biasanya setelah beberapa saat kami berdua memukul dan melepaskan Trailer sambil tersenyum satu sama lain. Selain itu, setelah membeli buku Shinta membawa saya untuk melihat barang-barang di toko-toko lainnya. Hmm .. tampaknya seperti remaja lagi pacaran. Dewasa cerita istri gay terbaik teman

Setelah jalan-jalan puas Shinta saya mengajak chatting di Starbuck di depan BIP. Dan Shinta Aku mengobrol dan bercanda tidak ada berhenti. Jujur saat itu saya sudah lupa bahwa Shinta telah menjadi istri teman terbaik saya. Aku akan merasa Shinta adalah tercinta yang belum terpenuhi.
Setelah 1 jam mengobrol akhirnya saya mengajak Shinta untuk kembali. Pada saat itu aku parkir di basement sedikit tip. Sampai di mobil setelah memulai mesin dan pendingin udara, aku melihat Shinta duduk di samping saya. Tanpa sadar tangan saya melalui rambutnya dan berkata. “Shin Anda sangat indah …”. Shinta hanya tersenyum padaku.

Shinta adalah wanita yang sangat cantik. Kulitnya putih mulus, jet lurus rambut hitam dipertahankan, bibir merah muda tipis bahkan tanpa lipstik .. hmmm jujur ​​aku sering berfantasi mencium bibir manis. tubuh yang sangat seksi dengan lekuk tubuh seperti gitar, ditambah sedikit tonggeng bokong dan payudara 34B, walaupun tidak besar tapi membuat seluruh tubuh Shinta sangat proporsional, tidak kalah dengan model yang biasanya muncul di majalah pria. Sering saya merasa sangat cemburu ketika membayangkan pekerjaan Dode ini tubuh montok.

Lalu tanpa sadar aku mencium keningnya. Shinta tersenyum lebar. Shinta merasa sangat welcome dengan saya, dan kemudian saya mencium bibirnya Shinta. Shinta otomatis menutup matanya, menikmati kedatangan bibirku di bibirnya. Gila, itu mengerikan, mungkin karena saya sudah membayangkan bibir kecil untuk waktu yang lama. Pada awalnya saya hanya ciuman kecil di bibir Shinta, tapi kemudian aku mulai menghisap bibir bawah Shinta. Shinta juga membalas mengisap bibir atas saya. Benar-benar saya dan dia tidak memperhatikan bahwa mungkin ada orang yang tiba-tiba lewat dekat mobil kami.
Shinta mencium galak, tangan aktif mulai membelai Shinta tubuh.
The Joy of Sex Dengan Istri FRIENDS Sendiri
Mulai dari bagian belakang dan paha dan kemudian turun kepinggang Shinta. Shinta tangan mulai membelai tubuh saya aktif. Tapi ketika tanganku menyentuh sisi payudaranya, tangan Shinta menekan tanganku untuk meremas payudaranya lebih kencang. Aku akan secara otomatis mulai payudara meremas nya dari luar. Shinta mulai berteriak menikmati meremas tangan saya di payudaranya.
Aku mulai melepas kanShing Shinta blus satu per satu. Setelah empat kanShing open Shinta Shinta saya mulai meremas payudara pada bra. Tapi karena tidak puas, aku mengangkat bra saya dan mulai meremas payudara langsung Shinta. Sesekali saya memutar puting Shinta agak besar. Shinta melenguh keras. Bahkan kadang-kadang mencium terpisah karena Shinta tidak mampu menahan kesenangan meremas dipayudaranya tanganku. Tangan Shintapun mulai berani mengelus penisku dari luar.

Merasa sedikit tidak nyaman posisi saya sudah putus asa menurunkan posisi duduk menjadi datar sehingga tubuh Shinta Shinta terlentang dan counterparty ke samping duduk Shinta. Setelah pindah saya terus beristirahat pada tubuh Shinta dan ciuman. Setelah beberapa waktu saya dikirim untuk mencium puting payudaranya. Shinta melenguh keras saat aku mengisap puting ukuran kiri dan kanan bergantian. Tiba-tiba Shinta membuka pahanya sehingga tubuhku bisa tepat antara selangkangannya. Ayam terasa tepat di atas vaginanya. Terasa Shinta mulai bergerak pinggulnya sehingga penisku dan menggosok vaginanya sementara masih dihalangin celana dan celana dalam. Birahiku itu memuncak dan berpartisipasi mengerak menggoyangkan pinggul saya, menyebabkan gesekan antara vagina dan penis saya untuk mengintensifkan.
“Shin, menemukan yang lebih baik yuk” ajakku untuk napas sedikit berjuang.
“Tentu, tapi di mana?” Tanya Shinta dengan wajah merah karena nafsu.
“Kami membuka kamar hotel aja” jawab saya
“Ayo ..” kata Shinta pasrah.

Aku segera bangkit dan meluruskan pakaian saya. Demikian juga Shinta yang dadanya sudah terbuka lebar sebagai akibat dari tindakan saya. Aku segera diarahkan penyok mobil saya mencari hotel yang bagus. Setelah menentukan pilihan saya memesan kamar. Petugas hotel mempersilakkan kita masuk ke ruangan bahkan dengan wajah sedikit mencurigakan. Terang aja mencurigakan, karena kami datang untuk tinggal dengan pakaian kantor dan tanpa tas yang mungkin menyimpan pakaian seperti orang yang tinggal di hotel. cerita seks dengan istri tetangganya
Sampai dikamar aku segera mengunci pintu, sementara Shinta masuk sebentar ke kamar mandi. Setelah keluar dari kamar mandi, aku memeluknya dari belakang saat dia melepas aksesoris yang melekat pada tubuhnya.

“Shin, Anda harus sudah tahu dari masa lalu yang saya benar-benar mencintaimu” bisikku di telinganya.
“Aku tahu kenapa mas” katanya “Aku sangat mencintaimu. Tidak tahu mengapa” Berikutnya Shinta.
Shinta jadi saya berbalik ke arahku. Lalu aku memeluknya erat-erat. Shinta merasa sangat erat memeluk. Aku melepas pelukkanku dan mulai mencium bibirnya lagi. Shinta mencium galak.

Merasa ciuman nyaman sambil berdiri Shinta dan aku mengangkatnya di tempat tidur. Saya akan terus beristirahat pada tubuh Shinta dan ciuman.
Satu per satu saya dihapus kanShing Shinta itu pergi. Lalu aku dihapus kemeja dan bra. Shinta membantu saya untuk menanggalkan pakaian dan bra dari tubuhnya.
Setelah dipisahkan, aku mengarakan ciuman ke payudaranya. Aku bergantian mengisap dan memutar puting payudaranya. Sesekali saya meremas dengan lembut sampai sedang sulit. Shinta hanya melenguh pasrah karena saya aktif bekerja untuk merangsang payudaranya.
Tangan Shinta mulai melepaskan kanShing kemeja satu persatu. Akhirnya saya lepas baju saya sehingga saya dan Shinta sama bertelanjang dada. Aku terus ciuman di payudaranya sambil sesekali meremas-remas pantat bahenol nya. Tidak cukup dari saya meremas bokong. Akhirnya saya membuka kanShing roknya dan menurunkan rok dan D Shinta sampai dia telanjang. Dilakukan rok menurunkan Shinta Saya akan membuka celana saya akupun telanjang seperti Shinta. Setelah itu saya mencoba untuk membuka Shinta paha dan mencoba mencium vaginanya.

“Ah .. seperti melakukan” Shinta menolak ketika saya mencoba mencium vaginanya. Sepertinya Shinta tidak pernah menerima pengobatan tersebut sebelumnya.
“Tenang Sayang, percayalah padaku” jawabku menenangkan Shinta. Aku mencoba untuk membuka pahanya lagi. Meskipun awalnya Shinta Shinta agak menurun tetapi kemudian mengundurkan diri untuk mengikuti kemauan saya. Lalu aku mulai mencium vagina Shinta. Tubuhnya telah melompat lama. Shinta benar-benar terkejut baru kali ini akan melalui itu. Tapi kemudian Shinta terbiasa, bahkan berteriak setengah menangis ketika aku mulai menjilati klitorisnya.

“Ah … .. Aduh mas ahh..ahh mengerikan” Shinta mengerang karena saya agresif menjilati klitorisnya.
“AKHHH ..” teriak Shinta teredam karena saya menghisap klitorisnya yang tidak terlalu besar. Tangan Shinta semakin menekan kepala saya untuk terus menghisap dan menjilat klitorisnya. “Akh .. mengerikan mas mas …” desah Shinta terus menerus.

Sesaat kemudian Shinta tangan menarikku ke atas. Aku tahu dia tidak tahan begitu cepat tertusuk kontol vagina. Aku menyelaraskan diri di atas tubuh Shinta dan mulai mengarahkan penisku ke vaginanya. Sabar Shinta ikut menarik penisku ke vaginanya. Ketika penisku menyentuh gerbang vaginanya, sudah sangat basah di sana. Shinta telah benar-benar sangat horny. Aku dorong penisku perlahan. vaginanya masih peret. Ya, meskipun sudah tidak perawan karena sudah menikah, tapi Shinta masih dalam pengantin baru, dia juga tidak pernah memiliki anak, sehingga vaginanya masih terasa pegangan yang kuat penisku.

Aku mulai memaju-mundurkan penisku, menyebabkan gesekan antara penisku nikmat dengan vaginanya. Aku mulai lebih kuat dorong penisku ke vaginanya. Shinta hanya mengerang pasrah menutup matanya menikmati menggeledah penisku melalui vagina.
“Terus mas, terus. Gagahi i mas, saya sudah menunggu dari pertama” celoteh Shinta menikmati tusukan penisku di vaginanya. Foto Hot Istri Kecurangan Dengan Teman saya

Lalu aku mengangkat kaki saya kepundakku Shinta. Kemudian saya melanjutkan tusukanku. Dengan posisi ini aku lebih mudah menyesuaikan tusukanku ritme. Kadang-kadang aku tusukan perlahan, tapi kemudian tiba-tiba aku tusukan cepat. Kadang-kadang lurus, tapi kemudian aku menusuk sisi vagina yang bisa terjangkau. Shinta hanya bisa berteriak keenakan. “Gila .. gila lagi … more mas mas ..” lenguhnya keenakan.

Lalu aku bangun tubuh dan perubahan posisi sehingga Shinta Shinta ada di atas saya kembali. Memahami posisi saya ingin Shinta segera bergerak pinggulnya liar dan beristirahat tangan di dada saya. Gratis tangan meremas-remas payudaranya, menambahkan sensasi tapi Shinta. “Ah … Ah … Ah …” Shinta agak jeritan melengking menikmati gesekan lezat di kemaluannya.
Tiba-tiba tubuh bergetar Shinta, Shinta telah mencapai puncak orgasme. Tubuhnya kemudian jatuh ketubuhku. Aku belum menyerahkan tubuh sehingga tubuh Shinta Shinta bawah sementara aku di atas. “Suatu saat ya sayang, aku juga sedikit lebih lama dah” Saya berkata kepada Shinta yang masih menikmati sisa-sisa orgasme.

“Ya mas, terusin aja, masih enak kok” kata Shinta. AKu mulai bergetar dan dorong penisku ke vaginanya. Shinta masih melayani dengan menggerakkan pinggul, meskipun tidak sekuat sebelumnya.
“Saya ingin keluar Shin ya” kataku. Shinta memelukku, aku mendapatkannya, saya akan ingin menumpahkan sperma saya ke dalam vagina sekali Shinta. Cret..cret..cret untuk 6 kali aku memuntahkan sperma saya ke dalam vagina Shinta. Shinta merasa sperma hangat sudah mengalir divaginanya perlahan mengendurkan pelukannya. Saya juga bergeser ke berbaring di samping Shinta. Kemudian aku tertidur dan Shinta kelelahan.
Siapa yang tahu berapa lama aku tidur. Aku terbangun ketika saya merasa Shinta berbaring di dadaku, membelai tubuh saya. Saya juga membelai rambutnya bagus.

“Mas ..” kata Shinta. “Ya sayang” jawabku.
“Maaf pas kita bertemu aku sudah menikah …” kata Shinta.
“Lalu mas,” kata Shinta “mas dapat menemukan cara-cara yang kita bisa bersama selamanya?” Kata Shinta lagi.
“Ya sayang, aku pasti menemukan jalan” kataku, mengelus rambutnya, meskipun hati memiliki keraguan apakah ada cara itu.

Categories